Tidak banyak yang sudah
benar-benar mencoba mengenalnya, namun telah berani menyimpulkan bagaimana dia
Tidak banyak yang benar-benar
mencoba menggali jalan pikirannya, namun hanya terhenti pada pemahaman “katanya”
Banyak yang terkadang hanya
mengetahui luarnya, namun seolah sudah mengetahui sampai bagian terdalamnya..
Dia tak ubah seperti seorang
gadis cantik yang pendiam. Yang karena keheningannya banyak orang yang menjaga
jarak darinya
Dia tak ubahnya seorang gadis
cantik yang pendiam. Yang membuat banyak orang berbisik-bisik membicarakannya
di belakang punggungnya.
Dia tak ubahnya seorang gadis
cantik yang pendiam. yang terkadang tidak kuasa membendung banyaknya prasangka
atas dirinya
Menarik, penuh teka-teki, namun di
kepala beberapa orang dia telah terbentuk menjadi sosok yang penuh hal-hal diluar imaji
Coba kau ketuk pintu rumah gadis
itu, cobalah berbincang dengannya.
Mengambil jarak langsung sedikit
lebih dekat,
Kau akan menemukan betapa dia
sesungguhnya dekat denganmu
Kau akan menemukan betapa
sederhana pemikirannya, betapa banyak yang salah mengira dia.
Dia,
Philosophia ....
*sebuah catatan kecil yang dibuat karena menyadari banyaknya
stigma terhadap filsafat. Tak pernah melupakan pandangan aneh,
ketidakantusiasan, sampai pesan “baik-baik ya” ketika saya bercerita saya
mengikuti kursus filsafat. Sepertinya menurut banyak orang filsafat itu semacam
berguru kepada alien. Hahaha. Entahlah.
No comments:
Post a Comment