Thursday, September 11, 2014

Dia

Tidak banyak yang sudah benar-benar mencoba mengenalnya, namun telah berani menyimpulkan bagaimana dia
Tidak banyak yang benar-benar mencoba menggali jalan pikirannya, namun hanya terhenti pada pemahaman “katanya”
Banyak yang terkadang hanya mengetahui luarnya, namun seolah sudah mengetahui sampai bagian terdalamnya..
Dia tak ubah seperti seorang gadis cantik yang pendiam. Yang karena keheningannya banyak orang yang menjaga jarak darinya
Dia tak ubahnya seorang gadis cantik yang pendiam. Yang membuat banyak orang berbisik-bisik membicarakannya di belakang punggungnya.
Dia tak ubahnya seorang gadis cantik yang pendiam. yang terkadang tidak kuasa membendung banyaknya prasangka atas dirinya
Menarik, penuh teka-teki, namun di kepala beberapa orang dia telah terbentuk menjadi sosok  yang penuh hal-hal diluar imaji

Coba kau ketuk pintu rumah gadis itu, cobalah berbincang dengannya.
Mengambil jarak langsung sedikit lebih dekat,
Kau akan menemukan betapa dia sesungguhnya dekat denganmu
Kau akan menemukan betapa sederhana pemikirannya, betapa banyak yang salah mengira dia.

Dia,
Philosophia ....



*sebuah catatan kecil yang dibuat karena menyadari banyaknya stigma terhadap filsafat. Tak pernah melupakan pandangan aneh, ketidakantusiasan, sampai pesan “baik-baik ya” ketika saya bercerita saya mengikuti kursus filsafat. Sepertinya menurut banyak orang filsafat itu semacam berguru kepada alien. Hahaha. Entahlah. 

No comments:

Post a Comment