Monday, August 25, 2014

Suatu sore

Terkadang ada waktunya untuk memilih apa yang benar-benar kita inginkan, meskipun kita harus melewati hal-hal lain terlebih dahulu.

Beberapa kali saya membuktikan kalau kalimat ini benar adanya.

Dan hari ini, saya kembali membuktikan bahwa kalimat ini lagi-lagi benar. Sesuatu terjadi pada saat yang tepat. Kemarin mungkin Tuhan berkata belum, tapi dia memberikan kesempatan pada lain waktu.

Berada di kelas ini dengan keputusan yang saya buat sendiri, tanpa membutuhkan pertimbangan orang lain. Yah mungkin pendapat suami iya, tapi bukankah saya tau dia akan mendukung apapun yang saya inginkan?
Jadi disinilah saya, mungkin akan mencoba selama 1 semester, setiap senin akan duduk sebagai murid, mencuri ilmu dari mereka.

Jadi disinilah saya, mencoba untuk menuntaskan rasa ingin tahu, meskipun saya (hampir) yakin setelah ini rasa ingin tahu saya justru semakin besar.

Jadi disinilah saya, mencoba belajar tanpa memikirkan apakah pelajaran yang saya ambil ini berguna untuk mendapat gaji yang lebih besar, apakah saya akan mendapat gelar, siapa peduli jika kenikmatan belajar tanpa beban itulah yang terbesar.

Jadi disinilah saya, bukan untuk gaya-gayaan, tapi hanya kebetulan menyukai sesuatu yang butuh pemikiran kritis dan mendalam.

Jadi disinilah saya, mencoba menguji hipotesa “Filsafat Tidak Akan Mati”, karena bukankah sejatinya manusia dilahirkan bersamaan dengan rasa ingin tahu?

Suatu sore di Driyarkara
Menanti Guru....



  

No comments:

Post a Comment