Terkadang ada waktunya untuk
memilih apa yang benar-benar kita inginkan, meskipun kita harus melewati
hal-hal lain terlebih dahulu.
Beberapa kali saya membuktikan
kalau kalimat ini benar adanya.
Dan hari ini, saya kembali
membuktikan bahwa kalimat ini lagi-lagi benar. Sesuatu terjadi pada saat yang
tepat. Kemarin mungkin Tuhan berkata belum, tapi dia memberikan kesempatan pada
lain waktu.
Berada di kelas ini dengan keputusan
yang saya buat sendiri, tanpa membutuhkan pertimbangan orang lain. Yah mungkin
pendapat suami iya, tapi bukankah saya tau dia akan mendukung apapun yang saya
inginkan?
Jadi disinilah saya, mungkin akan
mencoba selama 1 semester, setiap senin akan duduk sebagai murid, mencuri ilmu
dari mereka.
Jadi disinilah saya, mencoba
untuk menuntaskan rasa ingin tahu, meskipun saya (hampir) yakin setelah ini
rasa ingin tahu saya justru semakin besar.
Jadi disinilah saya, mencoba
belajar tanpa memikirkan apakah pelajaran yang saya ambil ini berguna untuk
mendapat gaji yang lebih besar, apakah saya akan mendapat gelar, siapa peduli
jika kenikmatan belajar tanpa beban itulah yang terbesar.
Jadi disinilah saya, bukan untuk
gaya-gayaan, tapi hanya kebetulan menyukai sesuatu yang butuh pemikiran kritis
dan mendalam.
Jadi disinilah saya, mencoba
menguji hipotesa “Filsafat Tidak Akan
Mati”, karena bukankah sejatinya manusia dilahirkan bersamaan dengan rasa
ingin tahu?
Suatu sore di
Driyarkara
Menanti Guru....
No comments:
Post a Comment